Pages

Rabu, 27 Februari 2013

Manajement Jaringan Komputer

MANAJEMEN JARINGAN KOMPUTER


1. Definisi Manajemen Jaringan Komputer
Manajeman jaringan merupakan kemampuan untuk mengontrol dan memonitor sebuah jaringan komputer dari sebuah lokasi.
Jaringan Komputer / Komunikasi
• Mencakup :
– Aset Perangkat keras : Komputer, Hub, Switching, Router, PBX, Sentral Telefon, Piranti, Transmisi/Trunking
– Aset Perangkat lunak Software : Sistem Operasi (Operating System)/ Network Operating system,
Aplikasi, Dll.




2. Kegunaan Manajemen Jaringan Komputer
The International Organization for Standardization (ISO) mendefinisikan sebuah model konseptual untuk menjelaskan fungsi/kegunaan dari manajemen jaringan komputer yaitu. 
A. Manajemen Kesalahan
  Manajemen Kesalahan (FaultManagement), menyediakan fasilitas yang memungkinkan administrator jaringan untuk mengetahui kesalahan (fault) pada perangkat yang dikelola, jaringan, dan operasi jaringan, agar dapat segera menentukan apa penyebabnya dan dapat segera mengambil tindakan (perbaikan). Untuk itu, manajemen kesalahan memiliki mekanisme untuk:
1. Melaporkan terjadinya kesalahan 
2. Mencatat laporan kesalahan (logging) 
3. Melakukan diagnosis 
4. Mengoreksi kesalahan (dimungkinkan secara otomatis)
B. Manajemen Konfigurasi
    Manajemen Konfigurasi (Configuration Management), memonitor informasi konfigurasi jaringan sehingga dampak dari perangkat keras atau pun lunak tertentu dapat dikelola dengan baik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kemampuan untuk inisialisasi, konfigurasi ulang, pengoperasian, dan mematikan perangkat yang dikelola. Pelaporan (Accounting), mengukur utilisasi jaringan dari pengguna atau grup tertentu untuk:
1. Menghasilkan informasi tagihan (billing) 
2. Mengatur pengguna atau grup 
3. Membantu dalam menjaga performa jaringan pada level tertentu yang dapat diterima
C. Manajemen Performa
   Manajemen Performa (Performance Management), mengukur berbagai aspek dari performa jaringan termasuk pengumpulan dan analisis dari data statistik sistem sehingga dapat dikelola dan dipertahankan pada level tertentu yang dapat diterima. Untuk itu, manajemen performa memiliki kemampuan untuk:
1. Memperoleh utilisasi dan tingkat kesalahan dari perangkat jaringan 
2. Mempertahankan performa pada level tertentu dengan memastikan prangkat memiliki kapasitas yang mencukupi
D. Manajemen Keamanan
Manajemen Keamanan (SecurityManagement), mengatur akses ke sumber daya jaringan sehingga informasi tidak dapat diperoleh tanpa izin. Hal tersebut dilakukan dengan cara:
1. Membatasi akses ke sumber daya jaringan 
2. Memberi pemberitahuan akan adanya usaha pelanggaran dan pelanggaran keamanan


Sebelum kita mencoba langsung untuk memanajemen jaringan komputer, ada baiknya kita belajar terelebih dahulu untuk membuat sebuah jaringan komputer, untuk itu kita bisa memanfaatkan software yang berfungsi untuk mensimulasikan jaringan komputer, sehingga kita tidak perlu langsung mecobanya ke perangkat jaringannya sehingga dapat mengurangi terjadinya kesalahan ataupun kerusakan pada perangkat.
3. Pengertian Simulator Jaringan Komputer 



   Simulator Jaringan Komputer adalah sebuah aplikasi yang  dapat digunakan untuk merancang sebuah jaringan komputer dan mensimulasikannya, sehingga kita tidak perlu meracang jaringan komputer pada perangkatnya langsung. Simulator ini dapat berguna untuk mengetahui rancangan jaringan seperti apa yang baik dan benar, dan mengurangi terjadinya kesalahan atau kerusakan jika kita merancang jaringan komputer langsung ke hardware atau perangkatnya.

4. Contoh dan Perbedaan dari macam-macam Software Simulator jaringan


Simulator Network GNS3

Adalah sebuah program graphical network simulator yang dapat mensimulasikan topologi jaringan yang lebih kompleks dibandingkan dengan simulator lainnya.
Prinsip kerja dari GNS3 adalah mengemulasi Cisco IOS pada komputer anda, sehingga PC anda dapat berfungsi layaknya sebuah /beberapa router bahkan Switch, dengan cara mengaktifkan fungsi dari ethernetswitch card. GNS3 memiliki beberapa komponen, yaitu
a.       Dynamips merupakan software yang dibuat oleh Christophe Fillot.
b.      Dynagen dibuat oleh Greg Anuzelli merupakan program front-end untuk dynamips yang berfungsi untuk menyederhanakan konfigurasi dynamips.
c.       Qemu merupakan aplikasi emulator yang mengandalkan translasi binary untuk mencapai kecepatan yang layak saat berjalan diarsitektur komputer house.
d.      WinPCAP adalah tool standard yang digunakan pada industri untuk mengakses link-layer network pada lingkungan kerja windows.
e.       VPCS merupakan emulator PC/node.
2.      Packet Tracer

Packet tracer merupakan program simulasi jaringan yang sangat berguna, terutama jika kita ingin mempelajari kinerja jaringan pada peralatan CISCO. Dengan adanya packet tracer kita dapat mempermudah melakukan desain dan pelajaran jaringan komputer. Dalam progrm ini telah tersedia beberapa komponen-komponen atau alat-alat yang sering dipakai atau digunakan dalam sistem network tersebut misalkan contoh seperti kabal LAN (cross over,console,dll), HUB, SWITCHES, ROUTER dll. Sehingga kita dapat dengan mudah membuat simulasi jaringan komputer di dalam PC anda, simulasi ini berfungsi untuk mengetahui cara kerja pda tiap-tiap alat tersebut dan cara pengiriman sebuah pesan dari komputer satu ke komputer lain dapat di simulasikan juga disini.
3.      Wireshark
Wireshark merupkan salah satu network analisis tool, atau disebut juga dengan protocol analysis tool atau packet sniffer. Wireshark dapat digunakan untuk troubleshooting jaringan,analisis,pengembangan software dan protocol, serta untuk keperluan edukasi. Packet sniffer sendiri diartikan sebagai sebuah program atau tool yang memiliki kemampua untuk ‘mencegat’dan melakukan pencatatan terhadap traffic data dalam jaringan. Selama terjadi aliran data dalam, packet sniffer dapat menangkap protocol data unit (PDU), melakukan decoding serta melakukan analisis terhadap isi packet berdasarkan spesifikasi RFC atau spesifikasi-spedifikasi yang lain. Wireshark sebagai salah satu packet sniffer di program sedemikian rupa untuk mengenali berbagai macam protokol jaringan. Wireshark mampu menampilkan hasil enkapsulasi dan filed yang ada dalam PDU. 

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Politeknik Negeri Sriwijaya 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar